Senin, 11 April 2011

Saya Tunjuki Cara Menilai Karya, Gitu Aja Ga Bisa!!

Kadang kita merasa kesulitan dalam menilai karya siswa atau karya orang lain yang udah dibikinnya. Apakah itu lukisan, sketsa, disain bahkan karya 3 dimensi sekalipun. Berikut ini ada 4 cara mengevaluasi karya. Ini saya dapat dulu waktu kuliah kritik seni. Mohon maaf saya lupa sumbernya
1. Evaluasi Realisme
         > Alam menjadi patokan kebenaran dan keindahan
         > Dimulai dari zaman Yunani Kunoyang didukung oleh otoritas pengetahuan Aristoteles

2. Evaluasi Ekspresionisme
        > Penilaiannya lebih bersifat subjektif
        > Keindahan karya bukan terletak pada objek yang dilukis atau yang digambar, melainkan pada pemaknaan atau penafsiran seseorang
        > Lebih mengutamakan sensibilitas seniman dari pada alam
        > Bersifat ekspresi dari seniman

3. Evaluasi Formalisme
       > Menekankan bahwa bentuk (form) adalah kriteria satu-satunya untuk menilai karya
       > Nilai estetika sebuah karya bersifat otonom, tidak terikat dengan nilai-nilai lain seperti : agama, sosial, ekonomi dll
       > Objek, tema, pesan, konsep dari karya diabaikan. Penilaian tetap fokus pada bentuk ( form )

4. Evaluasi Instrumentalis
      > Seni menghamba pada nilai dan isu-isu yang lebih besar dari pada estetika dan seni
      > Karya seni yang diciptakan harus menghasilkan konsekuensi tingkah laku yang baik sebab seni adalah suatu kekuatan yang mengedepankan tingkah laku etis tertinggi (plato)

Nah..Sekarang tergantung kita menilai karya itu dari aspek mana?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar